Badan Penanggulangan Bencana Kota Jayapura Alamat : Jln. Pasar Baru-Distrik Abepura

Rabu, 06 Maret 2013

TANTANGAN BPBD KOTA JAYAPURA DITAHUN 2013

LONGSOR JAYAPURA: Pemkot Tetapkan Status Siaga Bencana

Oleh adminkepri on Jan 25th, 2013
JAYAPURA–Pemkot Jayapura menetapkan status siaga bencana karena tingginya curah hujan dua pekan terakhir yang menyebabkan bencana banjir dan longsor hingga merenggut korban jiwa di wilayah itu.
“Sebelumnya kami dalam status waspada namun karena dalam satu minggu ini di Kota Jayapura terjadi dua kali banjir dan longsor yang sudah merenggut dua nyawa balita,
maka kami tingkatkan satus menjadi siaga,” kata Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano kepada wartawan, saat berada dilokasi longsor Dok VII, Jumat (25/1/2013).
Menurut Tommy Mano, Jayapura yang menjadi Ibu Kota Provinsi Papua, itu memiliki daerah-dearah rawan longsor karena merupakan daerah perbukitan yang sudah dibangun perumahan penduduk dan bantaran kali juga telah berubah menjadi perumahan.
“Jadi apabila terjadi curah hujan tinggi, maka tanah menjadi jenuh dan tak mampu menmpung air, kemudian tanah labil dan akan membuat tanah longsor,” katanya.
Dia mengatakan, penetapan status siaga itu, untuk mengaantisipasi dan meminimalisir dampak bencana, kemudian penetapan status tersebut dilaksanakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Tommy Mano, lebih lanjut mengatakan, dalam menetapkan status siaga itu, pihaknya menetapkan Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) sebagai Koordinator pelaksana.
“Seluruh warga dan intansi harus bersiaga, karena longsor dan banjir tidak bisa diprediksi. Terutama warga yang tinggal di lereng bukit dan bantaran kali saya berharap dapat meningkatkan kewaspadaan apabila curah hujan tinggi,” kata Wali Kota.
Dikatakannya, pemkot juga sudah berkoordinasi dengan Kodim 1701 Jayapura dan Polres Kota Jayapura untuk membuka posko penanganan tanggap bencana di lokasi yang di kategorikan rawan.
Dia menambahkan, Informasi yang diterima dari BMKG potensi curah hujan di Kota Jayapura tinggi pada Januari hingga Maret.
“Saat puncak hujan potensi terjadi bencana cukup tinggi maka dari itu, warga yang tinggal di lokasi rawan untuk selalu waspada dan tidak melakukan aktifitas yang berpotensi terjadinya bencana seperti membuang sampah sembarangan,” kata Tommy Mano
Sementara, BPBD Kota Jayapura, Daniel Mano menambahkan, pihaknya akan membuka posko siaga bencana dilokasi yang memiliki potensi tinggi terhadap banjir dan longsor.
“Kami akan membuka posko bencana dibeberpa titik lokasi banjir dan longsor, saat ini kami masih mendata jumlah warga yang terkena dampak dari banjir dan longsor di beberapa wilayah kota,” katanya.(antara/k59)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar